Kisah Si Penjual Ikan

by Ade'SM on 09:28 AM, 02-May-11

Category: Kisah Teladan

Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan "Disini Jual Ikan Segar"
Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. "Mengapa kau tuliskan kata biggrinISINI ? Bukankah semua orang sudah tahu kalau kau berjualan DISINI, bukan DISANA?"
"Benar juga!" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "DISINI" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN SEGAR".
Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.
"Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?"
"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "SEGAR" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN"
Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan tulisannya : "Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tau kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?"
Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalah tulisan "IKAN"
Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : "Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging?"
"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

(Author Unknown)

Sahabat, Bila kita ingin memuaskan semua orang, maka yakinlah itu hal yang mustahil.... atau bahkan kita malah justru merugikan diri sendiri
Sudah menjadi fitrah manusia untuk berbeda pendapat. Terbukti perumahan mungil2 yang dulunya sama semua, dalam hitungan tahun sudah menjadi beda semua...
Jadi utamakan suara hati anda... biarlah orang lain berpendapat..., tapi saringlah, cerna kembali pendapat mereka... apakah sesuai dengan kata hati anda?... jika tidak, maka tegaslah tuk mengatakan... "Tidak!... maaf" smile

Sumber : http://ceceem.blogspot.com

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

9 responses to "Kisah Si Penjual Ikan"

Ykubnay [09:57 AM, 02-May-11]

Ya sob kt dilahirkan menjd seorg pemimpin, dan pemimpin hrs bs membuat keputusan

Adhe'SM [10:17 AM, 02-May-11]

@ykubnay: setuju dgn kang ykubnay, pemimpin yg slalu mngambil kputusan ssuai hati nuraninya, bukan karna nafsunya..

bewoxstars [09:42 PM, 02-May-11]

malem sob..wah ane telat nieh..hehe
postinganya mantab sob..
Lgsung tanjabb..
Hehe,
sippp..
Tk ksh 4 jmpol dahh..

Adhe'SM [10:14 PM, 02-May-11]

@bwoxstar: malam jg sob, thank's atas jempolnya..

Kaptenworld [01:34 AM, 03-May-11]

sulit banget jadi pertamax coment disini,keduluan terus.
Dunia aman dimana kritikan berisi ambisi musnah,hanya kritikan berhati nuranilah yang memiliki nafas dan hembusan nyawa(Ngomong apaan sih?).
salut atas kreatifitasnya sob.

Adhe'SM [06:13 AM, 03-May-11]

@kaptenworld: comment yg mantap sob..

Amien [11:48 AM, 03-May-11]

Met siang kang,punten kang nembe bisa mampir nih..

Mau koment apa ya?kok jd bingung sih kang,?
Membaca artikelnya kisah si penjual ikan,sepertinya si penjual ikan kurang yakin deh dgn dirinya sendiri,apa yg dia lakukan utk mempromosikan dagangannya.
Jadi,intinya kita harus yakin pada diri sendiri,dan berusaha untuk mencobanya.jika memang merasa ragu pd apa yg mau kita lakukan,lebih baik jangan.Dan kita jg harus pnya prinsip yg mantap..

Amrie Saja [04:40 PM, 03-May-11]

mantab kang artikelnya.. Kuncinya pede aja,asal jgn sok kpdean..

Adhe'SM [07:47 PM, 03-May-11]

@amien, amrie : benar akang2 skalian,hehe..Intinya kita harus percaya diri, jangan mudah percaya dgn omongan orang lain, tanpa di telaah terlebih dahulu..

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images